Kisah Dr. Zakir Naik Memberikan Kado Terakhir Untuk Sang Guru Hingga Berlinang Air Mata

Kisah ini terjadi pada tahun 2005, memang sudah sangat lama tetapi ini patut untuk diceritakan kembali karena kecintaan Dr. Zakir terhadap gurunya begitu besar, hingga berderai air mata di wajahnya melihat sang Guru sedang sakit.

Saat itu Dr. Zakir menjenguk gurunya yaitu Syaikh Ahmeed Deedat yang sedang sakit parah disebuah rumasakit, oleh-oleh yang dibawa oleh Dr.Zakir bukanlah buah-buahan atau hal yang bisa menunjang kesembuhan sang guru, Dr. Zakir membawa sebuah rekaman Video debat dirinya dengan Dr. William Campbell (Kristiani).

Syaikh Ahmeed menonton video tersebut mula-mula sambil tersenyum, namun diujung video beliau menangis dan tidak tahan lagi sambil memeluk bangga Dr.Zakir Naik, karena keberhasilanna mengalahkan William.

Kemudian guru Dr. Zakir Naik mengatakan sesuatu yang membuat Dr.Zakir menangis, seperti ini :
“Anakku, Kau telah berhasil meraih keberhasilan dalam waktu 4 tahun, apa-apa yang aku capai dalam 40 tahun,” ujar Syaikh Ahmad Deedat.
Dr. Zakir menjawab "Karena usaha kerasmu yang 40 tahun itulah hal ini bisa terjadi, anda yang memberikan podasi, dan itu memang butuh waktu, setelah podasi selesai barulah bangunan bisa berdiri tergak, jika anda tidak melakukannya, maka saya butuh 44 tahun untuk meraihnya".
Dr. Zakir mengatakan hal demikian dengan memperlihatkan sebuah penghargaan besar yang diraihnya, Dr. Zakir menangis sambil memeluk sang guru, pecahlah suasana diruangan tersebut, hingga melibatkan Dokter yang dan perawat yang bertugas saat itu.
BACA JUGA : Biografi Lengkap Dr. Zakir Naik, Dari Dokter Menjadi Debater
Beberapa bulan kemudian sang guru meninggal dunia, pada 8 Agustus 2005, semasa hidupnya Syaikh Ahmeed dikenal sebagai singa panggung yang cakap dalam berdebat menegakan agama Allah.

Beliau sangat menguasai ilmu yang diperdebatkan, sama halnya dengan Dr.Zakir lakukan sekarang-sekarang ini, itulah yang membuat Dr.Zakir berguru pada Syeikh Ahmeed, karena Dr. ZAkir tertarik dengan kecakapan sang guru.
Dr.Zakir adalah satu-satunya murid yang berhasil menguasai seluruh ilmu yang dimiliki oleh gurunya, hanya Dr.Zakir yang mampu menirukan gaya sang guru, hingga cara mematahkan persepsi dan pengetahuan lawan.

Semoga kisah ini menjadi sebuah inspirasi, bahwa guru akan sangat bangga dengan prestasi dan keberhasilan muridnya, bahkan jika bisa melewati apa yang telah diraih oleh muridnya, mungkin guru akan seribu kali lebih bangga lagi.
Tags :

Related : Kisah Dr. Zakir Naik Memberikan Kado Terakhir Untuk Sang Guru Hingga Berlinang Air Mata

0 Response to "Kisah Dr. Zakir Naik Memberikan Kado Terakhir Untuk Sang Guru Hingga Berlinang Air Mata"

Post a Comment

PERHATIAN !!!

Terima Kasih Telah Berkunjung.
Saya sangat senang dengan pengunjung saya yang memberikan komentar setiap kali selesai membaca artikel saya, itu adalah cara untuk memberitahu saya bahwa dia telah membaca artikel saya, dan membuat saya dengan senang hati akan mengunjungi blog pengunjung tersebut (jika pengunjung mempunyai blog)

- Berkomentar Dengan Baik Dan Sopan
- No Link Aktif
- Boleh Rekomendasi
- Suka ? Bagikan !