Muncul Kerudung Bersertifikat Halal, Berarti yang Muslimah Pakai Selama Ini Haram

Kemarin sebelu hari Raya Idul Fitri 1437 H, ada sebuah iklan pada salah satu fanspage salah satu merk pakaian ternama di Indonesia, dengan menampilkan sebuah poster iklan dan caption yang sangat menyedot perhatian netizem, poster tersebut jelas menyabutkan bahwa kerudung yang mereka jual adalah kerudung berlabel halal dan telah mendapatkan sertifikat halal dari MUI.

Klaim halal tersebut resmi di dapatkan dari pemerintah yakni MUI, dan mereka mengklaim juga bahwa telah banyak kerudung haram yang menyebar dikalangan umat akhir-akhir ini, dengan campuran bahan dari binatang (bangkai), mereka menyebut produk mereka halal karena mereka menggunakan emulsifer tumbuhan yang aman dan halal digunakan. Sedangkan produsen lain belum terbukti dan belum mempunyai label halal dari MUI.
Ide cemerlang dalam dunia bisnis tersebut bukan mendapatkan simpati dan membuat lega umat muslimin di Indonesia, merk dagang tersebut malah menjadi olok-olokan dan mendapat banyak sindiran di kolom komentar pada poster yang di posting tersebut, karena klaim halal tersebut.
"Ternyata hijab yang digunakan dari sejak berabad-abad yang lalu di seluruh dunia bisa jadi haram semuanya. Setelah sekian ratus abad, akhirnya ditemukan hijab halal, yakni hijab yang dicap oleh MUI. Bagi para perempuan di kampung, desa dan lain-lain yang ekonominya kurang beruntung, silakan nabung untuk membeli merek ini, memang tidak murah buat anda, tapi apa boleh buat, daripada pakai jilbab tidak halal; lupakan dulu bayar SPP sekolah. Bagi yang sudah terlanjur semenjak lama menggunakan hijab tak halal, belum terlambat, pakailah hijab bercap MUI, dosa anda akan diampuni. Bersama MUI, surga ada di tangan anda," sindir akun Hendra Hendarin.
"Oh begini caranya melakukan monopoli dalam hal perdagangan? Dagang dan menjalankan usaha menjahit hijab kalau tidak ada pengesahan dari lembaga dan merek ini berati tidak halal? Sifat kapitalis yang sudah merasuk nih," kata akun Pakyungan.
Banyak penyaduan yang dilayangkan oleh masyarakat kepada pihak MUI, bagaimana tidak banyak sekali umat muslim yang merasa bahwa klaim tersebut serta merta bukanlah sebuah fatwa, melainkan urusan bisnis yang menguntungkan sebelah pihak dan justru merugikan banyak pihak mulai dari pedagang kerudung lain hingga pengguna yang keberatan membeli merk dagang yang mahal tersebut.
"Untuk informasi tersebut, sedang kami cross-cek kebenarannya. Kami tidak bisa buru-buru memberikan jawaban. Takutnya nanti saya salah," kata Staf Informasi MUI, Ahmad Yana.
MUI mengakui bahwa sangat tidak logis jika memberikan halal haram kepada pakaian yang diperuntukan untuk beribadah, karena nyatanya kerudung yang dikeluarkan oleh produsen lain juga sama-sama terbuat dari bahan yang sama, yakni kain.

Memang perdebatan ini hampir usai tetapi belum ada konfirmasi selanjutnya dari pihak MUI atau dari pihak produsen merk dagang tersebut. Semoga permasalahan ini cepat teratasi, dan tidak ada fitnah yang lebih besar lagi, aamiin.
Tags :

Related : Muncul Kerudung Bersertifikat Halal, Berarti yang Muslimah Pakai Selama Ini Haram

0 Response to "Muncul Kerudung Bersertifikat Halal, Berarti yang Muslimah Pakai Selama Ini Haram"

Post a Comment

PERHATIAN !!!

Terima Kasih Telah Berkunjung.
Saya sangat senang dengan pengunjung saya yang memberikan komentar setiap kali selesai membaca artikel saya, itu adalah cara untuk memberitahu saya bahwa dia telah membaca artikel saya, dan membuat saya dengan senang hati akan mengunjungi blog pengunjung tersebut (jika pengunjung mempunyai blog)

- Berkomentar Dengan Baik Dan Sopan
- No Link Aktif
- Boleh Rekomendasi
- Suka ? Bagikan !