Membongkar 10 Mitos Umum Seputar SEO, SEO Tidak Nyata

SEO atau Search Engine Optimization adalah pilar dari setiap strategi marketing digital. SEO meningkatkan peringkat websitemu pada mesin pencari, mengarahkan trafik organik ke halaman webmu, dan meningkatkan peluang konversi. Tetapi seperti strategi populer lainnya, kamu pasti akan menemui kesalahan informasi dan malpraktek di sepanjang jalan.

Menerapkan SEO yang termasuk dalam mitos dapat merusak kampanye marketing yang kamu lakukan. Mitos-mitos ini sering ketinggalan zaman, tidak jelas, dan sangat membuang waktu. 

Kenapa ada begitu banyak mitos tentang SEO? Semua orang ingin segalanya serba cepat, dan banyak pemilik bisnis kurang pemahaman terhadap SEO bahkan tidak tahu-menahu tentang itu. Kebanyakan informasi tentang SEO berasal dari kreator konten dan informasi tersebut sering samar dan ambigu sehingga orang salah menginterpretasikannya.


SEO mengalami perubahan. Google ingin mengutamakan situs yang tentu saja memberikan solusi yang paling relevan dan populer terhadap masalah yang sangat spesifik. 
10 Mitos Paling Umum tentang SEO.


1. SEO itu palsu

"SEO itu palsu, dan siapa pun yang menawarkan layanan SEO, dia cuma menipu dan memeras uang saya."

Kebenarannya:

SEO mendapat cap jelek dari layanan scam penuh tipuan. Tapi ini seharusnya tidak membuatmu marah. Untuk menggarisbawahi, SEO adalah salah satu cara paling sah untuk mengarahkan calon pelanggan yang berkualitas ke websitemu. Pastikan kamu bermitra dengan perusahaan yang memperhatikan kepentinganmu dengan baik. Mereka harus dapat mengirimkan detail tentang kinerja kampanye SEO-mu secara teratur.

Dan satu hal yang bisa kami tekankan: jika mereka menjamin peringkat # 1 dalam sehari, seminggu atau sebulan, kamu mungkin sedang berhadapan dengan penipuan. SEO adalah proses yang berkelanjutan. Entah kamu memilih untuk bekerja dengan penyedia layanan SEO atau melakukannya sendiri, semuanya butuh waktu untuk bisa benar-benar melihat hasilnya.

2. SEO adalah selalu tentang keyword, keyword, dan keyword!

"Semakin banyak keyword, semakin baik, kan?"

Kebenarannya:

Secara teknis, keyword memang memainkan peran penting dalam SEO. Tetapi ketika kamu menggunakannya secara berlebihan, justru itu akan lebih membahayakan websitemu. “Keyword stuffing” adalah praktik menjejalkan kata kunci ke dalam konten website. Mereka bisa muncul di luar konteks atau diulang beberapa kali dalam satu paragraf.

Sebagai contoh:

Kami adalah pemasok udang kering nomor satu di Indonesia. Kami adalah spesialis dalam mengekspor udang kering di wilayah Asia Tenggara. Jika Anda ingin membeli udang kering curah, hubungi pemasok udang kering kami di:

driedshrimp@company.com.id.

Itu terlihat seperti spam dan tidak enak dibaca, tapi tidak apa-apa, asalkan kamu mendapat peringkat yang lebih baik, kan! Tidak juga. Semuanya menyenangkan sampai Google mengetahui apa yang kamu lakukan, dan menghukummu karenanya. Kamu bisa tersingkir dari daftar hasil mesin pencari untuk selamanya.

Gunakan keyword yang jujur, nyata dan tak dibuat-buat:
Petakan keywordmu, Alih-alih menggunakan satu keyword, pikirkan seluruh tema keyword. Misalkan kamu ingin peringkat websitemu untuk "vegan cafe Jakarta". Halaman beranda di websitemu dapat menyebutkan kafe veganmu secara umum, sementara halaman lain menyebutkan menu veganmu atau manfaat dari pola makan vegan.


Ketahui di mana memasukkan keyword di halaman webmu

Di header:
Tag judul
Tag meta description dan meta keyword

Dalam konten:
Header dan subheader
Konten halaman
Atribut Alt dan Judul

Kamu tidak hanya mendapatkan sisi baik dari mesin pencari, tapi kamu juga menciptakan pengalaman user yang lebih baik.

3. Google memberikan penalti untuk konten duplikat

"Konten duplikat berarti bahwa halaman web saya akan bersaing satu sama lain dan pada gilirannya, akan merusak peringkat saya."

Kebenarannya:


Google tidak memberikan penalti untuk konten duplikat. Faktanya, mereka membantah hal ini tahun lalu di blog Google Webmaster 2008.

Google mengerti bahwa konten duplikat adalah bagian yang wajar dalam sebuah web. Jadi mesin pencari mengkonsolidasikan konten duplikat dan hanya menampilkan satu versi saja pada hasil pencarian.

Satu-satunya kelemahan dari konten duplikat adalah dapat menurunkan kualitas websitemu. Tapi itu bukan halaman redirect 301 yang tidak bisa diperbaiki.

Kamu dapat mempelajari lebih lanjut tentang konten duplikat dan tips untuk memperbaikinya di sini.

4. SEO adalah pekerjaan yang hanya dilakukan sekali

"Saya bisa menerapkan SEO sekali dan hasilnya akan bertahan seumur hidup!"

Kebenarannya:

Masih ingat kan ketika kami bilang bahwa SEO adalah proses yang berkelanjutan? Bahkan setelah kampanye SEO yang sukses, kamu tidak bisa berharap hasilnya tetap positif selamanya.

Kamu perlu melakukan pemeliharaan berkelanjutan untuk menjaga otoritasmu. Ini berarti secara teratur memperbarui konten, mengikuti perkembangan terbaru dari algoritma mesin pencari, membangun keberadaanmu di dalam dan di luar websitemu.

Kamu juga harus memantau peringkat websitemu secara teratur dengan bantuan perangkat seperti Alexa Rank.

5. Riset keyword itu membuang waktu

"Riset keyword sudah tidak relevan!"

Kebenarannya:

Riset keyword masih penting. Sekali lagi: Masih relevan, penting, dan sangat berpengaruh!

Tapi ada satu syarat. Pendekatan terhadap riset keyword telah berubah selama bertahun-tahun berkat algoritma Google terbaru. RankBrain, misalnya, adalah teknologi pembelajaran mesin terbaru dari Google yang melihat konteks ketika membuat peringkat websitemu.

Jadi katakanlah kamu mencari kata SEO. Alih-alih menampilkan iklan layanan SEO, Google menyajikan definisi SEO dalam bentuk rich snippet, yaitu tampilan hasil pencarian yang terdiri dari beberapa data seperti judul, alamat URL, pemilik, lokasi, dll.

Jadi apa arti semua ini untuk strategi keyword?

Sederhana : Saat melakukan riset keyword, kamu perlu beradaptasi dengan lanskap mesin pencari yang berubah-ubah. Untuk RankBrain, optimalkan strategi keywordmu dengan berfokus pada pencarian keyword yang sesungguhnya, alih-alih secara membabi buta menargetkan keyword populer.

Dengan memahami maksud di balik setiap keyword, kamu menempatkan dirimu pada posisi user.

Bagusnya lagi, ada banyak perangkat GRATIS yang akan membantumu menemukan keyword untuk menaikkan peringkat. Google, misalnya, menawarkan serangkaian perangkat termasuk Google Keyword Planner dan Google Search Console.

Praktisi dan ahli SEO Neil Patel juga memiliki perangkat gratis yang dapat kamu gunakan. Cobalah Ubersuggest - kami sudah mencobanya dan sejauh ini kami sangat menyukai aplikasi tersebut!

6. Konten panjang = peringkat lebih tinggi

"Semakin panjang konten saya, semakin dapat meningkatkan peringkat di mesin pencari."

Kebenarannya:

Ya benar.

Konten yang panjang mengundang lebih banyak klik, bagikan, dan keterlibatan dengan user. Dan algoritma RankBrain Google dikenal mendukung konten panjang daripada yang lebih pendek.

Tapi sebelum kamu senang, ada satu hal yang perlu kamu perhatikan. Konten dalam bentuk panjang perlu didukung oleh kredibilitas.

Artinya, tidak sesederhana menulis esai 3.000 kata. Kamu harus membuat konten yang berkaitan erat dan juga bernilai yang bisa menjawab pertanyaan user saat melakukan pencarian.

Jika kamu berhasil melakukan ini, kamu akan melihat rasio klik tayang yang lebih tinggi, dwell time (lamanya pengguna menghabiskan waktu di websitemu) yang lebih tinggi, dan YA, peringkat situs yang lebih tinggi.

7. Guest blogging sudah basi

"Jika kamu menggunakan guest blogging untuk membangun tautan ... stop, itu buang-buang waktu."

Kebenarannya:

Kamu akan menemukan beberapa pakar SEO yang memberi nasihat menentang guest blogging, seperti pernyataan di atas.

Tapi guest blogging tetap ada dan masih efektif. Website populer seperti New York Times, eHow, CNN, Buzzfeed, dan Mashable masih mengandalkan guest blogging.

Yang benar adalah bahwa ketika berbicara tentang guest blogging, masalahnya bukan pada blogger tamu atau kontennya, tapi konteksnya.

Kamu tentu tidak akan menulis artikel keuangan di website marketing. Dan bukan tindakan cerdas untuk menggunakan kembali konten yang sama berulang-ulang di website yang berbeda. Kamu bisa dihukum atau dicekal dari web tersebut selamanya.

Ikuti tips guest blogging cerdas di bawah ini:

Hindari blog spam. Blog-blog ini ditulis dengan tujuan utama untuk menjual tautan / iklan.
Jangan mengejar tautan, bangunlah hubungan. Menulislah untuk website yang terkait dengan keahlianmu. Dan jadikan guest blog ini untuk berbagi wawasan dan membangun kredibilitasmu.
Buat konten berkualitas tinggi untuk end user, sesuatu yang akan dapat membekas dan meninggalkan kesan pada mereka. Dan jangan berhenti di situ, balas komentar dan buat daftar emailmu.

8. Keyword anchor text tidak memiliki kekuatan peringkat

"Konten dengan anchor text yang penuh keyword dapat membuatmu dipenalti."

Kebenarannya:

Beberapa pelaku pemasaran berpendapat bahwa membangun tautan saat ini adalah bisnis yang berisiko untuk SEO. 

Tetapi sebenarnya, kamu hanya menempatkan websitemu dalam risiko ketika kamu terlalu mengoptimalkan anchor text.

Sebelum ada pembaruan Google Penguin, memang memungkinkan untuk menggunakan anchor text dengan banyak keyword untuk tautan internal dan eksternal. Tapi sekarang itu dianggap pelanggaran.

Jangan merusak SEO untuk websitemu. Kamu selalu bisa mengubah pendekatanmu dengan bermain aman.

Anchor text yang buruk:
Kami menjual ramuan obat berkualitas.
Tautan ke: acme.com/ramuan-obat-berkualitas

Intinya? Berhenti menautkan ke website dengan menggunakan keyword yang sama persis di URL-nya.

Sebaliknya, fokuslah untuk membangun jenis anchor text berikut ini:
Anchor text alami. Ini bisa jadi anchor text yang mengandung banyak kata kunci, brand atau URL, tetapi harus mengalir secara alami dengan keseluruhan konten. Ini sebagian besar merupakan tautan editorial dan pasti akan memengaruhi peringkat websitemu. 
Anchor text nama brand atau URL brand. Atau lebih baik lagi, nama brand + keyword. 
Anchor text generik. Lebih dari 50% dari semua anchor text generik memiliki satu hingga tiga kata di dalamnya. Jadi ketika menggunakan anchor text generik, pertahankan tiga kata, seperti: lihat di sini, kunjungi website kami, pelajari lebih lanjut, dll.

9. Menggunakan Google Ads akan meningkatkan peringkat organik

"Beriklan dengan Google Ads meningkatkan peringkat organik websitemu."

Kebenarannya:

Pemeringkatan berbayar dan pemeringkatan organik berfungsi pada tingkat yang berbeda.

Hasil pencarian organik berasal dari basis data indeks, sementara tautan sponsor bergantung pada tawaran dan investasimu. Tingkat konversi trafik ke tautan yang disponsori PPC (Pay-Per-Click) biasanya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan trafik organik.

Tetapi meskipun iklan berbayar MEMANG meningkatkan tingkat konversi hasil organik, itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan SEO.

10. Sinyal sosial adalah salah satu faktor peringkat

“Google mengukur semuanya mulai dari jumlah pengikutmu hingga pilihan filter Instagram yang buruk.”

Kebenarannya:

Sangat tidak benar. Mesin pencari seperti Google tidak melihat media sosial sebagai faktor peringkat.

Tapi secara tidak langsung, kehadiran media sosial yang kuat memang membantu SEO. Pikirkan bahwa media sosial meningkatkan pengakuan dan visibilitas brand.

Dengan meletakkan konten menarik yang bertaut ke halaman webmu, kamu akan mulai membangun backlink dan mengarahkan lebih banyak trafik ke websitemu.
Kesimpulan

Kamu akan menemukan begitu banyak mitos SEO yang beredar di internet.

Jangan biarkan mereka menghalangimu untuk menjalankan rencana SEO yang sukses. Ingatlah untuk memisahkan fakta dari fiksi dengan bantuan riset yang tepat. Dan ketika kamu masih tidak yakin, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan profesional atau agensi SEO.
Tags :

Related : Membongkar 10 Mitos Umum Seputar SEO, SEO Tidak Nyata

0 Response to "Membongkar 10 Mitos Umum Seputar SEO, SEO Tidak Nyata"

Post a Comment

PERHATIAN !!!

Terima Kasih Telah Berkunjung.
Saya sangat senang dengan pengunjung saya yang memberikan komentar setiap kali selesai membaca artikel saya, itu adalah cara untuk memberitahu saya bahwa dia telah membaca artikel saya, dan membuat saya dengan senang hati akan mengunjungi blog pengunjung tersebut (jika pengunjung mempunyai blog)

- Berkomentar Dengan Baik Dan Sopan
- No Link Aktif
- Boleh Rekomendasi
- Suka ? Bagikan !